Thankyou for coming :)

Selasa, 28 Agustus 2012

Cintaku Pergi

Terbangun....peristiwa terakhir yang kuingat hanyalah benturan keras yang terjadi pada mobilku yang membuat aku dan dia tak sadar. kemungkinan besar aku memiliki luka-luka parah begitu pula Nasya pacar baruku.

"Alhamdulillah kamu sudah sadar nak!" Ucap wanita yang sangat aku sayangi. "Mah aku dimana?" tanyaku. "Di rumah sakit sayang,sudah 2 hari kamu tak sadarkan diri" "Ma Nasya mana?" mama hanya terdiam. "Ma jawab dong!" Mama meneteskan air matanya "Sayang,kamu harus sabar ya. Nasya meninggal dalam kecelakaan itu. dia meninggal di tempat" Ucap mamaku terbatabata. "Ga mungkin ma! aku mau liat Nasya! pasti dia baik-baik aja" Sekuat tenaga aku bangun,tetapi kakiku terasa sangat keram,Aku buka selimutku. Kakiku? Mama hanya bisa menangis melihat aku mengetahui keadaan aku sebenarnya. "Maaaa kaki Remon mana ma?" "Sayang,ini jalan terbaik agar kamu bisa hidup sayang" "Mama tega! aku cukup kehilangan nasya, tapi kenapa harus kakiku juga ma?" "sabar sayang, mama ngerti gimana perasaan kamu. tapi ini jalan terbaik dari tuhan sayang" Mama memelukku. aku tak kuasa menghadapi beban ini. Aku hanya bisa memeluk mamaku untuk melepas kenyataan ini. tapi ini sekarang hidupku. meski tanpa kaki dan Nasya"
****
Hari hariku kelabu, tak ada senyum Nasya lagi,aku tak bisa berjalan seperti biasa. Tak pernah aku bayangkan kehidupanku akan seperti ini. "Sayang,makan dulu ya! mama suapin" Mama menyodorkan sesendok nasi *praang!* "Gak! aku gamau makan! aku cuma mau Nasya dan Kakiku!" Aku menolak suapan nasi yang diberikan mama. "Sayang,kamu harus menerima kenyataan, bahwa hidup kita gaada yang sempurna. kita ga akan bisa menuntut hidup kita untuk sempurna" Ucap mama menenangkanku. "Maaf ma, tapi aku ga sekuat fikiran mama, aku gabisa menerima beban ini ma! kenyataan hidup yang sebegini pahitnya!" Ucapku menyerah. "Kamu pasti bisa sayang,kamu anak mama. mama tau banget kalau kamu itu bisa"
"gak ma! mama ga ngerti perasaan aku! mama salah kalau nganggap aku bisa tegar!"
"Sayang, Percaya dalam hati,tanamlah kepercayaan itu. kamu harus yakin kalau kamu bisa tegar,dan bisa tersenyum lagi untuk mama" mama menangis.
Aku ga tega liat mama menangis, mungkin mama juga sangat terpukul atas kejadian yang menimpaku,tapi aku ga pernah ngerti perasaan mama.
"Ma maafin Remon ma,Iya Remon janji akan tersenyum untuk mama" ku peluk erat mamaku.
****
"Hallo bro! gimana keadaan lo?"
"Eh kemana aja lo baru nongol! gue kira lo udah lupa sama gue!"
"Sorry mon,Jangan ngambek gitu lah! udah buntung pake ngambek lagi jelek bgt dih!"
"terus aja katain gue!"
"Haha kalo lo ga ngambek sama gue,walaupun lo buntung tapi lo tetep kece kok! udah lah ngambeknyaa"
Ya,Pretty memang sangat bisa menghiburku,disaat aku lagi sedih sesedih sedihnya hanya dia yang bisa bikin aku tertawa.
"Berisik lo! mana bisa gue ngambek lama lama sama lo!"
"Haha gitu dong! nih gue beliin lo anggur,lo masih suka kan sama anggur?"
"Ya masih lah!"
"Kirain selera lo beda gitu semenjak buntung, haha"
Pretty emang cewek jadijadian yang pernah aku kenal,cewek ceplas ceplos.gamikir apa orang bisa sakit hati kalo dikatain buntung.
"Jangan bilang lo marah gara gara gue katain buntung?"
Aku hanya terdiam.
"Cengeng lo! Kalo lo gamau dikatain buntung,lo jangan duduk di kursi roda terus dong!"
"Terus gue harus jalan? sarap lo!"
"Kok sarap? Tuhan masih ngasih 1 kaki buat lo! lo gunain sebaik-baiknya!" Pretty menarik tangan aku dan menuntunku.
"Liat! lo masih bisa berdiri kan? nah lo jalan pake ini! TONGKAT!"
"susah tau! lo kalo ngomong enak bgt sih!"
"Ya belajar lah! di dunia ini gaada yg susah!"
Seharian ini pretty full2an ngajarin aku belajar jalan pake tongkat. susah banget,tapi ga nyangka ni cewek sabar banget ngajarin aku,eh sabar ga ya? dari tadi dia marah marah melulu sih.
"Letoy banget sih lo! makanya jangan pake mogok makan segala!"
"Ih lu yaaa!"
"Apa? ha?"
"engga jadi._."
"kicep kan? Yaudah lo istirahat dulu sekarang,gue mau ambilin makanan buat lo!"
Huft gila capek banget! coba aja yang ngajarin cantikan dikin, nah ini namanya doang pretty tapi tampangnya....gabanget-_-
"Eh jangan ngelamun aja lo! nih makan!"
Aku cuma liatin makanannya.
"Kenapa? jangan bilang lo mau gue suapin?"
"Engga! siapa bilang! GR lo!"
"Ngaku aja deh lo!"
Pretty langsung merebut piring yang aku pegang.
"Nih AAA!"
dengan terpaksa aku buka mulut aku.
"Nah gitu dong! lain kali kalau mau di suapin bilang aja gausah jaim!"
"Iya gue emang pengen lo suapin,kan lo babysister gue!"
"Enak aja! berani gaji berapa lo? haha"
"parah! sama temen aja pake pamrih !"
"ssssttt AAAA!"
"pelan pelan dong!"
Akhirnya 1 piring nasi abis juga, gila tertekan banget disuapin sama Pretty.
"Mon gue balik dulu ya! nanti besok kesini lagi kok!"
"Yah kan masih sore,lu mau ngapain sih?"
"Ada deh mau tau aja!! udah ya, byeee mon!"
Dasar udah tau temennya sakit, pake rahasia2an segala-_-
****
"Sya lo mau ga jadi pacar gue?" "Ha? bukannya lo suka sama pretty?" "Yaelah ga lah! gue dari dulu suka sama lo!" "Hmm..gimana ya?" "mau dong ya ya ya?" "Maaf mon,gue ga....bisa nolak lo!" "jadi?" "iya" "iya apa?" "iya gue mau jadi pacar lo!" "YESYESYES!!" "haha Remon lebaaay"
***
'Sya baru aja gue jadian sama lo,kenapa sih lo harus pergi secepat itu? gue sampe detik ini masih ga percaya kalo lo udah ga ada di samping gue lagi' batinku
"Malam sayang,maaf ya mama telat"
aku kaget banget "Gpp kok ma"
"Tadi Pretty abis dari sini ya?"
"iya mah,tapi pas sore dia udah pulang"
"loh? barusan mama ngeliat dia keluar dari RS"
"yang bener ma?"
"iya, dia bilang apa?"
"Dia ga ngeliat mama"
"oh..mama salah liat kali ma"
"engga mungkin,mama yakin banget,mana ada cewek yang pakaiannya kaya gitu selain pretty" mama tertawa.
"haha iyaya,tapi abis ngapain dia ke RS?"
"engga tau deh,emang dia ga bilang kalo mau pergi kemana pas ninggalin kamu?" "engga ma, pas aku tanya kata dia ada deeh"
"haha yaudah nanti kamu tanyain aja ke dia, kamu udah makan?"
"udah ma,tapi laper lagi...hehe"
"yaudah nih mama bawa makanan, mama suapin ya?"
"Iya ma"
Seneng banget di suapin sama mama,beda jauh rasanya sama disuapin Pretty. (hahaha)
****
"Akhirnya lo dateng jugaa" sambutku.
"ciyee nungguin:p"
sepertinya ada yang beda sama pretty.
"pret muka lo kok pucet?"
"hm..gue lupa pake bedak hehe"
"boong? lo kan emang ga pernah pake bedak!"
"yeee sekarang mah pake dong hehe...mon nih gue bikinin bubur di makan ya?"
"wih...baik banget lo muwaah"
"apaan sih? lebaaay haha"
"haha eh semalem abis dari RS ya? siapa yang sakit?"
"tante gue"
"GWS ya sejak kapan? kok lo ga bilang?"
"lupa hehe...kemaren kok"
"oh jenguk yuk!"
"eh jangan jangan!"
"loh kenapa?"
"hmm...lagi banyak sodara"
"oh yaudah.eh buburnya gue makan ya"
"iya makan aja! abisin yak! terus kita belajar jalan lagi!"
"siaap boss!"
***
"sekarang lo udah lancar ya jalannya"
"iya nih,thanks ya pret lo udah ngajarin gue, the best deh peluuuuk"
"peluuuk jugaa"
"tumben lo mau di peluk?"
"eh ga ga ga!"
"beneran mau ga pelukan?"
"gilaa lo!"
"seriusan-_-"
"REMOOON!" Pretty mendorong aku.
"Eeeeh" aku hampir jatuh tapi pretty pegangin aku.
"gila lo dorongnya ga pake perasaan"
"abisnya gue geli sama lo! haha maaf mooon"
"iya deh gue maafin, pret lo cantik juga ya?"
"baru nyadar lo? haha"
"kalau lo sama gue jadian gimana?"
*hening*
****
Akhirnya pulang juga ke rumah... tapi sejak kejadian itu pretty ga kesini lagi. kemana ya dia? udah 1 minggu gue ga ketemu dia,ga kangen apa dia sama gue? yang ada gue yang kangen,kesepian banget!. *bunyiSMS*
'Mon ketemuan yuk di taman biasa sekarang ya!'
ternyata dari Pretty, ngapain dia ngajakin ketemuan segala. aduh rempong nih!

***
"Prett rempong banget sih lo ngajakin ketemuan,bukannya ke rumah gue aja!"
Pretty hanya tersenyum,aku tertegun melihat reaksi Pretty. "Pret lo baik baik aja kan?"
"baik kok"
"beneran? terus kenapa pake ketemuan disini?"
"gue pengen aja ada di sini sama lo"
Aku duduk di sebelah Pretty.
"Mon gue mau pergi ke tempat yang paling indah loh! lo jangan ngiri ya?"
"kemana? parah lo ga ngajak-ngajak!"
"haha jauh deh pokoknya, lo gausah ikut biar gue aja,soalnya gue capek banget mon"
"capek? emang abis ngapain?"
"capek aja,gue pengen istirahat"
Aku bingung dengan ucapan pretty,ngaco banget.
"mon..."
"hmm"
"gue boleh ga minta sesuatu sama lo?"
"minta apa?"
"gue pengen lo nyanyi"
"suara gue kan jelek pret"
"pleaseee"
"iya deh...ekheem"
"Ku coba untuk melawan hati,tapi hampa terasa sendiri tampamu,bagiku semua sangat berarti lagi kuingin kau disini...tepiskan sepiku bersamamu..."
"Mon,pegang tangan gue mon,gue masih mau disini"
"maksud lo apa?"
"pegang tangan gue mon"
aku memegang tangan Pretty,sangat dingin. "Pret lo sakit?"
"Gue tidur di pundak lo ya?"
"Iya pret, lo sakit?"
"Lanjutin lagi nyanyinya mon,gue pengen suara lo yang nganterin gue kesana"
"Pret lo kenapa sih?"
"ssssttt"
aku bingung, akhirnya aku memutuskan untuk mengabulkan permintaan pretty.
'Takkan pernah ada yang lain disisi segenap jiwa hanya untukmu, dan takkan mungkin ada yang lain disisi kuingin kau disini...tepiskan sepiku bersamamuu....hingga akhir waktu"
Tangan Pretty terlepas dari genggamanku.
"PRETYYYYYY!!"
****
Tanah merah yang sangat masih basah,batu nisan yang sangat baru,tertulis nama Pretty melati. Ku taburkan bunga bunga di atas tempat peristirahatan yang sangat indah untuknya. "Pret lo kenapa pergi tiba tiba? kenapa pret? disaat gue mulai sayang sama lo, kenapa lo malah ninggalin gue? GUE CINTA LO PRETTY!!"
"Remon"
"Tante?"
"Sabar ya sayang, maafin tante,tante ga cerita keadaan pretty yang sebenarnya ke kamu"
"Tan emang Pretty kenapa tan?"
"Dia dari kecil emang suka sakit2an. tapi semakin remaja penyakitnya hilang,dan baru akhir2 ini penyakitnya kumat, dia sakit kangker darah"
"jadi..."
"Iya...1 minggu kemarin dia dirawat dirumah sakit, dokter menganjurkan untuk kemo,tapi pretty tidak mau, dia memutuskan untuk berhenti berobat. dia bilang..."
'Mah Pretty udah capek,biarin ya pretty terbebas dari semua alat2 ini, Pretty mau di akhir nafas pretty bisa di samping orang yang pretty cinta'
"Dia meminta izin untuk pergi ke taman bersama kamu, tante anter dia, tapi pretty gamau sampai kamu tau kalo tante anter pretty, akhirnya tante langsung pulang, tante pasrah dengan semuanya, yang penting tante tau kalau dia sudah ikhlas untuk di panggil sang ilahi dan di akhir nafasnya dia merasakan kebahagiaan yaitu bersama orang yang dia cinta,yaitu kamu"
Aku tak bisa berkata apapun,hati ini sakit sekali, lebih sakit dibandingkan saat aku kehilangan Nasya dan Kakiku.
"Pretty selamat tinggal, aku tau kamu sudah berada di tempat paling indah disana yaitu di surga. i love u" aku cium batu nisannya, aku ambil tongkat dan aku pergi meninggalkan tempat peristirahatan pretty. aku tersadar kenapa dia mengajariku untuk berjalan? karena dia ingin aku bisa berdiri dari semua keterpurukan nasya dan sekarang dirinya. aku bisa berjalan meninggalkan masa lalu dan menyambut masa depan. terimakasih pretty :"")
=END=


thanks for read:") gimme comment about this. mention aja ya ke acc twitter aku @fhafha93 :)

2 komentar: