Galap..... Bagiku hidup ini penuh dengan kegelapan. namun setelah
kenal denganmu hidupku terasa terang. mataku tetap tak bisa melihat,tapi
hatiku yang bisa melihat,mata hatiku hidup,kesedihan sudah mulai hilang
setelah aku mendengar suaramu. kamu memang seseorang yang tuhan
kirimkan untukku. suara merdumu mengalun indah menemani waktu senjaku.
Apakah aku bisa memilikimu? wanita buta yang tak berdaya sepertiku tidak
mungkin dapat memiliki cinta sejati. Aku yakin wajahmu pasti sangat
tampan kamu tidak mungkin melirik wanita buta sepertiku. rasa minder ini
menghantui perasaanku. tibatiba suaramu terdengar lebih jelas,aku hanya
berkata dalam hati "Apa mungkin sekarang dia ada di dekatku?" ku
balikkan badanku ternyata ada seseorang di belakangku.aku tidak sengaja
menabrak tubuh itu,tubuh kekar.sepertinya dia pria. siapa dia? "Hay,
Sedang apa kamu disini?" suara itu mengagetkan ku. ya..selama ini di
bawah pohon, di taman dekat rumahku. aku selalu menanti suara itu.
setiap sore aku tak bosan-bosan kesana untuk menanti,menanti alunan
indah dari makhluk ciptaanmu tuhan. "Aku...aku kagum dengan suaramu,maaf
jika aku lancang mendengarkan alunan suaramu diam-diam" ucapku gugup.
"Oh, kenapa minta maaf? ayo sini duduk denganku, emang ga cape dari tadi
berdiri aja?" Dia menarik tanganku. aku tersandung dan
terjatuh,sepertinya dia tidak tahu kalau aku buta,batin ku. "Aduh...maaf
ya" Lelaki itu melambaikan tangannya di depan mataku. aku tak merespon
apa-apa. "Mata kamu indah,Aku ga pernah melihat mata seindah itu,kamu
harus bersyukur ya" Dia menuntunku menuju bangku taman. sepertinya dia
sudah tau kalau aku buta. tapi 1 yang aku heran, kenapa dia tidak ilfeel
sama aku? aku kan hanya wanita buta? hatiku bergetar saat mendengar
pujiannya terhadap mataku. Aku duduk di taman bersamanya,rasanya seperti
mimpi. sejak lama aku hanya bisa mendengar suaranya secara diam-diam,
sekarang aku bisa berkenalan dengannya? "Nama aku Tomi, kamu siapa?" Dia
memulai perkenalan itu. "Aku Emeli" .
"Nama yang indah"
"Makasih, Aku suka suara kamu, kamu sering banget nyanyi disini ya?" tanyaku malu-malu. "Iya,kamu sering dengerin aku nyanyi?"
"iya, maaf ya aku diem-diem dengerin suara kamu" "Gapapa kok, aku
seneng banget nyanyi. Dengan bernyanyi aku bisa menikmati detik detik
hidupku" "Iya aku aja bisa menikmati hidupku saat denger suara kamu"
"wah...seneng banget aku bisa membuat hidup seseorang lebih berwarna"
Aku tersenyum dan dia pun tersenyum kepadaku. Tidak terasa sudah malam.
Tomi pun mengantarkan aku pulang.
****
Sore ini aku ketemuan sama Tomi, Aku duduk di taman seperti biasa.
Sudah 1 jam lebih Tomi tak kunjung datang. Waktu terus berjalan, tiba
tiba ada seseorang datang. "Tomi?" "Mel ayo pulang,udah malem loh"
"Mama?" "Iya, ayo kita pulang, kamu nunggu siapa sih disini?" "Engga
nunggu siapa-siapa mah" Aku pun pulang bersama mamaku. Sampai dirumah
papa sudah menunggu di meja makan. "Sayang,papa punya kabar bagus buat
kamu"
"Kabar apa pa?" Aku penasaran. "Ada orang baik hati yang mau
mendonorkan matanya, tadi dokter doni menelpon papa" "Alhamdulillah
pa.kapan aku operasinya?" "Secepatnya, besok kita kerumah sakit ya buat
check up" papa memelukku. "Ini hasil kesabaranmu sayang" Aku,mama dan
papa pun saling berpelukan.
****
Jam 10 aku pergi ke RS untuk check up. Aku mendengar suara merdu
itu, tapi tidak bernyanyi hanya berbicara. mirip sekali. Aku dengar
suaranya dengan jelas tetapi tidak ada yang menyapaku. mungkin dia bukan
Tomi. Giliran aku "Emeli Putri" Mama langsung menuntunku untuk masuk ke
ruangan dokter doni. "Hay emeli.apa kabar kamu" "Baik dok, Dok apa
benar ada seseorang yang mau mendonorkan matanya untukku?" "Iya benar
sekali, selamat ya. Saya yakin kali ini matanya cocok buat kamu" "Semoga
ya dok" Hatiku senang sekali saat dokter bilang besok aku mulai
operasi. Sepulang dari rumah sakit. aku langsung ke taman. siapa tau
Tomi datang. Aku duduk di bangku taman seperti biasa. Aku mendengar
suara merdu itu.
"Kau jaga selalu hatimu,saat jauh dariku,tunggu aku kembali. Ku mencintaimu selalu. menyayangimu sampai akhir menutup mata"
"Tomi?" "Iya ini aku,aku ingin melihat kamu bahagia dengan mata baru
itu" ucapnya tersenyum "Kamu tau dari mana kalau aku dapat mata baru?"
"Ada deh, Kamu janji ya,kamu akan terus tersenyum saat mata itu sudah
menjadi anggota tubuh mu" "Iya aku janji!!"
"Kau mampu,membuatku tersenyum dan,kau bisa membuat nafasku lebih
berarti" Suara itu tiba2 menghilang. Aku buka mataku,sepertinya aku
sudah tertidur lama.
"Hai Mel, kamu bisa melihat saya?" Awalnya gelap tapi tibatiba ada
seberkas cahaya, wajah wajah pun mulai terlihat. ada seorang lelaki
memakai jas putih, Wanita cantik yang menatapku dengan penuh
harapan,Senyum bahagia seorang lelaki. "Mama? Papa?" "iya
sayang,Alhamdulillah kamu sudah bisa melihat" "Aku pun menangis,dan
memeluk kedua orangtua ku yang sangat aku sayang.
****
Akhirnya aku diizinkan untuk pulang, sekarang aku bisa melihat,aku
jalan sendiri tanpa dibantu mama atau papa. "Mah,Pa aku mau ke taman
ya?" "Mau ngapain sayang?" "Aku mau lihat taman yang sering aku kunjungi
itu" "Perlu mama antar?" "Gausah mah,aku bisa sendiri kok"
Seperti biasa aku duduk di bangku taman itu, aku menunggu tomi, aku
berharap dia datang ke taman ini. "Emeli?" Suara seorang lelaki,Suara
tomi! "Tomi? akhirnya kamu datang juga, lihat aku sekarang sudah bisa
melihat" Aku sangat bersemangat. tetapi lelaki yang dirinduinya itu
hanya terdiam dan tersenyum. "Kamu Emeli?" "iya,kamu Tomi kan?" tanyaku.
"Maaf,aku bukan Tomi, Aku Toni sodara kembar Tomi" "Tomi mana?" dia
tidak menjawab pertanyaanku, dia memberikan sepucuk surat.
Dear Emeli
Emeli,Aku kirim surat ke kamu karena aku yakin kamu pasti sekarang
sudah bisa membaca. Selamat ya,kamu sudah bisa melihat lagi,Aku harap
kamu masih bisa tersenyum setelah kamu baca surat ini. Satu yang perlu
kamu tau. Jika aku harus memilih untuk hidup atau mencintaimu, aku akan
memilih hidup,karena akan aku gunakan hidupku untuk mencintaimu. jaga
dirimu baik-baik,aku akan selalu menjagamu dari jauh,meski dunia kita
sudah berbeda tapi satu yang perlu kamu ingat aku mencintaimu selamanya.
-Tomi
"Mata ini? Ton jangan bilang ini mata Tomi!" "Iya Mel,itu mata Tomi,
sekarang sudah jadi mata kamu" "Enggak! Tomi gaboleh mati! aku belum
melihat dia Ton!" "Lihat cermin ini!" Toni memberikan cermin. "Lihatlah,
itu mata Tomi,Tomi sekarang lagi menatap kamu,kalau kamu kangen sama
dia,kamu tatap aja Mata indah itu dicermin".
Tomi kenapa kamu ninggalin aku disaat aku sudah bisa melihat.
sekarang apa yang aku lihat itu yang kamu lihat, sepasang mata indah ini
akan selalu aku jaga. akan aku gunakan dengan baik. terimakasih untuk
semua,semua kebahagiaan yang bisa membuat hidupku sempurna. Semoga kamu
tenang disana,aku juga akan selalu mencintaimu. aku tinggalkan tempat
peristirahatan terakhir tomi. tibatiba ada seberkas cahaya datang,dan
terlihat sesosok lelaki memakai baju putih,wajahnya sangat
tampan,matanya sangat indah,dia tersenyum manis dan aku pun tersenyum
kepadanya. "Tomi,Aku tau kamu bahagia melihat aku tersenyum,mata kamu
sudah jadi bagian hidupku sekarang"
"Disaat terakhirku menatap wajah itu,terpejam kedua mata dan
terbang selamanya. inginku mengejar dirimu. menggenggam erat
tanganmu,sungguh ku tak rela. ku tau kau tak tersenyum melihatku
menangis,maka sekuat tenagaku,kurelakan saat kepergianmu.....
-END-
Jangan lupa kasih pendapat kamu, mention ke acc twitterku @fhafha93 :) thx
Tidak ada komentar:
Posting Komentar