Thankyou for coming :)

Jumat, 21 September 2012

Cinta Datang Dan Pergi #Part2 "Cinta Mulai Datang"


"Hallo Nad" "Hallo ini siapa?" tanya Nadila. "Ini gue cowok kece" "Zayn malik?" jawab Nadila. 'yaampun Nadila bilang suara gue mirip Zayn malik? sebegini kece kah gue' batin Noval. "Halloo lo masih disana?" Suara Nadila menghamburkan lamunan Noval "iya iya hallo?" "ini zayn malik bukan?" "gue adeknya zayn malik" "haha seriusan lo siapa sih?" "mau tau banget atau mau tau aja?" ledek noval. "kalo ga ngasih tau gue matiin nih telponnya!" ancam nadila. "eh eh jangan! iya deh gue ngaku" "yaudah cepetan siapa?" "gue Noval" Noval mengakui. "oh Noval! rese banget sih pake rahasia rahasia segala" Nada suara Nadila kesel . "Hehe abisnya gue seneng aja ngeliat lo penasaran imut banget" Goda Noval. "Dasar Mr.Baloney" "eh ga gombal tau, gue seriusan.Lo itu imut banget mirip Ashilla" ucap Noval. "Ashilla mana?" "itu loh yang penyanyi itu" jelas Noval Nadila hanya tertawa "Ada ada aja lo val!" "haha iya dong, tapi gue tadi gue serius loh" "what ever deh baloney:p"
              *****
 Semakin Lama Noval dan Nadila semakin dekat. "Wetsaah Val ngapa lo dari tadi ngelamun sambil senyum-senyum sendiri?" tanya Ricky. "Gue lagi Jatuh Cinta Rick!" tegas noval sambil memukul pundak Ricky. "Wih sama siapa? kok lo ga story!"
"Kemaren kemaren gue belum yakin Rick! tapi sekarang gue yakin gue udah kepincut sama NADILA" ucap Noval tanpa sadar. "Oh lo naksir Nadila? yaudah lo minta bantuan Vrisla aja!!" tegas ricky. "Maunya sih gitu. tapi lo juga bantuin gue ya!"
"Sip deh gue pasti bantuin lo!"
"Weh beduaan aja lo!" Rendy datang. "Ren Noval lagi jatuh cinta tuh!" ledek Ricky. "What? sama siapa val?" tanya Rendy penasaran. "Nadila Ren" jelas Noval. "Oh Nadila. yang temennya Vrisla itu kan?"
"Iya ren.gimana ya caranya supaya gue bisa dapetin dia?" Noval Kepo. "Hmm...mending lo tanya Mr.Lope deh!"
"Yakin lo? dia kan PlayBoy!"
"Justru itu,Karena dia PlayBoy dia kan jago banget tuh dapet cewek secara kilat!" Jelas Rendy. "Tapi kan gue bukan mau jadi PlayBoy" ujar Noval. "iya gue tau, tapi gaada salahnya lo coba Val!" seru Ricky sambil mengunyah pisang goreng.

                               ****
 "Good Morning Girl!" Sapa kesya. "Eh lo sya! tumben dateng pagi" Ucap Novi tak jelas karena mulutnya penuh dengan nasi goreng. "Hari ini gue lagi seneng banget!" Ucap Kesya dengan wajah semangat. "wah seneng kenapa? bagi bagi dong!" ujar novi. "Gue positif..." belum selesai kesya ngomong Novi langsung nyamber "Ha? lo positif hamil? lo hamil sya?" Nasi yang ada di mulut Novi menyembur. Kesya pun tersentak. Semua orang yang ada di kantin melihat ke arah kesya. "Eh nov..." "sya mending lo gugurin! gue gamau lo dikeluarin dari sekolah gara gara hal bodoh ini!" "tapi nov..." "bener tuh sya, mending lo gugurin sayang loh masa depan lo!" salah satu orang yang ada di kantin menambahi. "Eh lo semua dengerin dulu, Gue ga hamil!" Kesya memukul meja kantin. "Siapa yang hamil?" Tanya seorang guru yang baru saja datang ke kantin untuk sarapan. semua anak yang ada di kantin menunjuk ke arah kesya termasuk novi. "Nov...." kesya panik. "Hey kamu! berani sekali kamu melakukan hal keji ini! baru jadi anak kelas 1 sudah membawa jelek nama sekolah!" Terang guru BP yang terkenal sangat galak di sekolah. "tapi bu...saya ga..." ucap kesya terbata bata. "Jangan banyak ngomong! ayo ikut saya ke ruang kepala sekolah!"
Semua orang melihat ke arah Kesya. Kesya yakin banget pasti semua orang akan berfikir jelek terhadap dirinya. "Sya!" Kesya menengok ke arah Novi dengan muka kecewa.

                   *****
 "Gue denger-denger kesya hamil ya?" tanya Nadila. "Ha? gue malah belum denger sama sekali" ujar vrisla. "Hey cewek!" sapa ricky. "Eh rick! emang bener Kesya hamil?" tanya Vrisla. "Iya,gue denger-denger sih gitu,tapi semoga aja gosip ya!" jelas Ricky. "Tapi masa sampe dipanggil kepsek gitu sih?" Nadila tetep bingung. "Mungkin ada yang perlu ditanyakan langsung" jelas Noval. "Eh lo dateng-dateng langsung nyambung aja!" ejek Ricky. "Biarin kan banyak kabel!" Noval ngeles. "Weh Rendy mana bro?" Ricky menanyakan sahabatnya itu. "Dia lagi mules, minta tungguin di WC.gue tinggal aja!" Noval ngakak. "Ha? Rendy minta ditungguin di WC?" tanya Vrisla tak percaya. "Iya Vris! cowok lo cemen banget!" Noval tambah mengejek. "Yeeee siapa juga yang cowok gue!" Vrisla kesel tapi mukanya merah. "Ciyeee Vris.ehemm" ledek Nadila. "eh kalo gue cowok lo kan?" Noval merayu. "ngigoo. kapan jadian? ngareepp!" Nadila menjulurkan lidahnya dan Noval cemberut. "Haaaa! mampus lo!" Ricky ngakak. Vrisla dan Nadila pergi menuju kantin. "Rick Val! gue ke kantin dulu ya!" Ricky mengangguk. "Bye Nadilague" Noval melambaikan tangannya ke Nadila. Nadila dan Vrisla Tertawa dan meninggalkan mereka.
Di jalan menuju kantin,tak sedikit gerombolan cewek-cewek yang lagi membahas soal Kesya. Novi baru saja keluar dari Toilet "Hey Nov, kok sendirian? Kesya mana?" Tanya Nadila. "Kesya lagi diruang KepSek" Jelas Novi. "Emang bener Kesya hamil?" tanya Vrisla dengan suara pelan. "Ya gitu deh!" Novi menjawab singkat. "Emang lo tau dari mana?" Tanya Nadila lebih lanjut. "Dia sendiri yang bilang Gue positif.gitu kata dia" Vrisla dan Nadila hanya diam dan saling bertatapan. "Udah deh ya! gue males ngomong sama kalian,babay!" Novi pergi meninggalkan Vrisla dan Nadila yang sedang bengong. "Gue yakin ini salah paham!" Ucap Vrisla. "Gila bgt ya si Novi,udah Alay lemot pula!" Nadila tak percaya. "kasian dong si Kesya" "Yaudah nanti juga terbukti kalau dia ga hamil" Nadila yakin. Vrisla dan Nadila langsung pergi menuju kantin dan "gubrak" Vrisla dan Rendy bertabrakan. "Aduh sorry ya" ujar Rendy merasa bersalah "Gue yang harusnya minta maaf" Vrisla dan Rendy bertatapan. "Ehem...." Nadila mengkacaukan suasana terindah bagi Vrisla. Rendy hanya tersenyum, "Yaudah gue duluan ya Ren!" Vrisla masih menatap mata Rendy. "Iya" jawab Rendy singkat.


 Kebenaran pasti selalu menang. Kesya terbukti tidak hamil, semua orang pun bersikap seperti biasa terhadap Kesya. "Sya,maafin gue ya! gue emang bego bego bego!" Novi menyesal. "Lo tau ga? Kejadian ini tuh udah ancurin reportasi gue!" Kesya masih kesal. "Gue emang ga pantes jadi sahabat lo sya, gue janji gaakan deket-deket lo lagi,asalkan lo mau maafin gue" Novi benarbenar menyesal. "Lebih ancur lagi reportasi gue kalo gue ketauan musuhin sahabat gue dari SD cuma grgr salah paham" Kesya tersenyum. "Jadi lo maafin gue?" Novi mulai tersenyum. "Kenap enggak? Yang pentingkan sekarang gue udah terbukti ga hamil" Kesya memeluk Novi. Novi pun memeluk erat kesya dan meneteskan air mata "Lo emang sahabat gue yang paling the best,lo yang selalu nerima kekurangan dan memaafkan kesalahan gue sya!" "Itu gunanya sahabat:)". Suasana persahabatannya sangan hangat sekali. "Sya!" kesya langsung melepaskan pelukan mereka "eh rendy, ada apa?" "Gue emang udah yakin pasti ini semua salah paham" Rendy tersenyum. "Makasih ya lo udah percaya gue" "Okesiip" Rendy mengacak2 rambut Kesya dengan gemas. "RENDYYY!" merekapun tertawa. "Novi pamit ya!" Novi langsung pergi meninggalkan Kesya dengan Rendy.
          *****

 "Eh liat deh! itu si Rendy sama Kesya!" tunjuk Ricky. "Mereka deket lagi ya?" tanya Noval. "Gatau deh,gue bingung sama Rendy, kadang dia sama Kesya kadang sama Vrisla" Ricky garuk garuk. "Haha bodo ah! yang penting gue ga washawishy kaya si Rendi! di hati gue cuma NADILA!" Noval tampak seperti pria sejati. "Oh ya! lo udah ke mr.lope?" tanya Ricky. "Udah dong broo!" "terus apa kata dia?" "Liat aja nanti pas gue beraksi" Noval menaiki alisnya.

****
"1.Beri dia senyumanmu yang paling tulus" Noval membaca tips dari Mr.Lope. Noval melihat Nadila "Nad!" noval memanggil dan berlari menuju arah Nadila. "Eh noval. baru dateng juga?" "Iya nih! kekelas bareng yuk!" noval tersenyum tuluuus banget. "A..A..Ayuk" Nadila agak bingung dengan senyuman Noval pagi ini. Mereka pun menuju ke kelas.
****
"Val! gimana? lo udah beraksi?" tanya Ricky. "Beraksi apaan?" tanya Rendy. "Itu si Noval udah dapet tips dari Mr.Lope" Jelas Ricky. "Oh terus gimana val? udah lo laksanain?" tanya Rendy. "Udah..." jawab noval singkat. "Terus?!" Rendy dan Ricky serempak. "Hasilnya tadi pagi gue ke kelas bareng dia" "Wihh..." Ricky takjub. "Tapi..." Ujar Noval agak ganjil. "Tapi kenapa Val?" tanya Rendy. "Tapi dia kaya bingung terus kaya scared gitu tampangnya" "Loh kok gitu? emang tips pertama apa?" tanya Ricky. "Beri dia senyuman yang tulus" jelas Noval. "Emang lo kasih senyuman tulusnya kaya gimana?" Tanya Rendy. "Kaya gini..." Noval memberi contoh senyum tulusnya. "Koplak! itumah senyumannya kaya mupeng Val!" Ricky ngakak. "Haha iya bener bener mupeng banget! pantes aja si Nadila agak scared HAHA" Rendy dan Ricky menertawai Noval. "Ah sial lo berdua!"
Noval kesal. "Haha lo coba deh tips ke dua!" seru Rendy. "tips ke dua...hilangkan sikap ragu-ragu" Noval mengerutkan dahi "Maksudnya?" . "Itu maksudnya lo harus keliatan yakin, ga pake mikir di depan doi!" Jelas Ricky. "Iya! Coba lo ajak Nadila jalan!" Seru Rendy.
****
"Tips ke tiga pertahankan kontak mata! berarti gue harus ngajak jalan Nadila dengan tampang yakin dan mata gue harus selalu natap mata dia! yap!" gumam Noval sambil bergegas ke parkiran. dia tau jam segini pasti Nadila udah ada di parkiran nungguin ka taufik, kakanya Nadila. "Gue harus cepet! keburu ka Taufik keluar!" Sampai di parkiran, matanya sibuk mencari sosok gadis gaul B3: Belah Tengah, BerBB dan Berbehel. "Nah itu dia.." Noval langsung jalan menuju Nadila yang lagi mainin BB. "Eh Nad!" sapa Noval.
"Eh Noval, belum pulang?" "Belum, lagi nunggu ka Taufik ya?" "Iya nih, kebiasaan dia mah lama!" ucap Nadila dengan nada kesal. "Nad, sore jalan yuk!" Noval bicara dengan mata yang tajam terhadap mata Nadila. "mau kemana?" "Ya jalan aja!" "Boleh" "Seriusan?" "hmm" "YESYESYES!" Noval kelihatan sangat girang. "Biasa aja kali Val Haha" wajah Nadila memerah melihat reaksi Noval yang lebay. "Hehe iya" ujar Noval. "Yaudah gue jemput jam 4 ya?" "Oke! Gue duluan yah,tuh udah ada ka Taufik" "oh iyaya, Assalamualaikum ka taufik Nadila" Noval mengucapkan salam, Noval terkejut karena Ka Taufik sudah ada di belakangnya. "Waalaikumsalam" jawab Ka Taufik dan Nadila.
*****
Di parkiran tampak Vrisla sedang membawa banyak buku. "Aduuh" buku Vrisla jatuh dan berserakan, Vrisla bergegas membereskan bukunya. "Makanya kalo ga bisa minta bantuan dong" "Aduh iya, makasih ya" "Iya smsm, aku Ken. kamu?" "Vrisla" "Lain kali hatihati ya de" "Kaka kelas ya?" "Iya" "Kok kaka bisa tau kalo aku ade kelas kaka?" "Diliat dari seragam kamu, masih putih bersih baru haha" "Ohahaha berarti kalo kaka kelas bajunya kucel dong?" "Ya begitulah". Rendy yang sedang jalan diparkiran dengan Kesya melihat Vrisla yang sedang asyik tertawa dengan Ken.

"Vrisla sama ken? ngapain? kok mereka bisa deket?" Rendy ngomong sendiri. "Apa ren? tadi lo ngomong apa?" Tanya kesya bingung. "Engga kok,gue ga ngomong apa-apa" "oh" "Sya yuk kita berangkat, nanti filmnya keburu mulai" Suara keras Rendy menarik perhatiannya Vrisla.
'Rendy? ngapain rendy jalan bareng sama kesya?' batin Vrisla. "Hey kenapa bengong?" Suara Ken mengagetkan Vrisla. "Ha? engga kak hehe" "Pulang bareng yuk!" "Ayuk" Vrisla pun pulang bersama Ken.
*****
(Sore)
"Permisi" *toktoktok
"Ya?" 'Waah Nadila cantik banget'
"Hello? Kok diem aja sih val?" "maaf, abis lo cantik banget sih" Noval memuji gombal. "Ah bisa aja!" Wajah Nadila memerah. "Yaudah yuk kita jalan" ajak Noval. "Ayuk!"
****
"Val...."
"iya? kenapa nad?"
"Kita mau nonton ya?"
"Iya kan sesuai rencana"
"gimana kalau ketaman aja? tempat faorite gue"
"Hmm..boleh. dimana?"
"Didepan belok kiri"
"Oke"
(Sampai di taman)
"Duduk situ yuk!" seru nadila. "Yuk! eh ada tukang eskrim tuh! beli yuk!" tawar Noval.
"Boleh, emang itu yang lagi gue pengenin skrg"
"yaudah tunggu sini ya?"
"Iya"
(beberapa menit kemudian)
"Nih eskrimnya"
"Makasih"
"Val, lo pernah ga sakit hati?"
"Pernah, kenapa?"
"Gue lagi rasain nih!"
"Sama siapa?" Noval kaget, setau noval Nadila single. "gue suka sama kaka kelas, udah lumayan deket. eh kemaren dia cerita dia baru balikan sama mantannya"
"yah sabar ya?"
"Semua bilangnya gitu, ga ada yang ngerti perasaan gue!"
"Gue ngerti kok. untuk saat ini mungkin belum saatnya, kalo jodoh ga akan kemana kok! pacaran kan bisa putus nad. nanti juga mereka putus" jelas Noval agak ngenes juga sih sama nasibnya. 'Jodoh lo itu gue nadilaa!' batin Noval.
"Bener kata lo, makasih ya val, udah mau dengerin curhatan gue" Nadila tersenyum manis sekali. "Iya sama-sama. kalo ada apa-apa cerita aja sama gue" Noval membalas senyuman dgn senyuman mautnya. "Haha" "Kenapa ketawa Nad?"
"Itu eskrimnya belepotan!"
"Ha? mana? udah cool-cool malah belepotan malu deh saya! haha"
"sini-sini gue elap" Nadila mengelap eskrim yang ada dimulut noval *dagdigdug* 'adduh bentar langi pingsan nih guee' batin Noval.
"Thanks Nad"
"Iya sama-sama"
Sore itupun menjadi Sore yang penuh cinta buat Noval.
****
Semakin hari Vrisla dan Ken semakin dekat. dan Rendy pun semakin panas.
'Gue cinta sama lo tulus ren! tapi kenapa lo cuma jadiin gue plampiasan?' batin Kesya. "Sya lo udah ngerjain PR?" "Udah Nov. Kenapa? mau nyontek?" "Hehe iya. 5 nomor lagi kok!" "Emang soalnya cuma ada 5! huuu"
"Masa sih?" "Iya! yaudah nih"
"Thanks ya Kesya muwaah"
"iya"
"Sya lo kenapa suntuk banget?"
"Gpp"
"Beneran?"
"Iyaaa, udah jgn banyak nanya! kerjain gih PR lo!"
"Iyaiya"
****
"Val gimana kencan lo?" tanya ricky di gerbang. "Mulus dong!" "Wih hebat!" "Kemaren dia bilang gue udah jadi pendengar yang baik. dan itu kebetulan tips ke4nya Mr.Lope" "Wah berarti tinggal tips terakhir dong?"
"iya nih! tapi gue bingung"
"Kenapa?"
"Masa gue harus pura2 cuek buat mancing dia? kalo nanti dia ga peduli gimana?"
"Tenang aja! gue yakin lo pasti dicari sama dia! lo kan udah dianggap sama dia jadi pendengan yang baik!"
"Semoga ya Rick!"
****
"Vris lo lg deket sama Ken?" "hehe iya"
"wah congrats ya Vris! lo udah berhasil MoveOn!"
"Thanks Nad. oh ya lo gimana sama Noval?"
"Noval? engga ah biasa aja sama dia mah!"
"Masasih? denger2 ada yang abis kencan:p" ledek Vrisla.
"Engga kencan kok! cuma jalan doang!" Nadila malu.
"Aaaa pipinya merah" Ledek Vrisla.
"Ih Vrislaaaaa"
****
"Sumpah gue kangen banget sama lo Vris! gue ga bisa pura-pura deket terus sama Kesya. cewek yang gue sayang itu lo!" Ucap Rendy di belakang sekolah.
'What? Rendy ngomong gitu?'
Vrisla mendengar ucapan Rendy.
'Berarti selama ini gue sama dia sama-sama manas2in dong? aduh ngerasa bersalahan banget' batin Vrisla. *Kruk* "Aduh mampus"
"Vrisla? lo ngapain disitu?" tanya Rendy.
"Ha? engga! gue ga sengaja lewat"
"Lo pasti dengerkan apa yang tadi gue bilang?"
"maaf iya"
"sekarang lo udah tau kan apa yang sebenernya gue rasain?"
"iya"
"terus?"
"Terus apa?" Vrisla bingung.
"Lo mau ga jadi milik gue lagi?"
*deggg* Hati Vrisla tersentak.

Kira-Kira Rendy diterima ga ya sama Vrisla?
TO BE CONTINUED..
#Part3! Soon!:)

jangan lupa kasih pendapat kalian, mention aja ke twitter aku @fhafha93 :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar